Madu Sehat

Mencintai dalam Diam

Entah aku yang terlalu berharap atau memang kamu yang tak peduli.
Aku selalu bertanya pada diriku, apa rasa sayangku kurang untuk membuatmu merasa cukup ??
Seandainya kamu tahu seberapa tulusnya aku mencintaimu, apakah masih tersimpan rasa pedulimu ??

Sungguh aku benar benar mencintaimu, melebihi diriku sendiri.
Kau tau, sakit ketika melihat dirimu melirik wanita lain.
Menurutmu apakah aku harus berhenti ??

Sejujurnya melupakan dirimu secara perlahan memang sulit.
Tapi berdiam sendiri dengan rasa sakit ini membuatku lelah.

But, I can’t stop loving you 🙂
Karena kehadiranmu membuatku tau apa itu arti cinta yang tulus.

Dari aku untuk kamu sang pujaan hati

(Kresna_X-6)

RAGU

“Kali ini kamu berharap apa?”
“Berharap kamu gak pergi. Boleh?”
“Kamu kadang lucu juga ya.”
“Aku serius.”
“Saya malah berharap harapanmu hanya sebatas tipuan April.”
“Kenapa? Kamu ngeraguin aku?”
“Bukan ragu. Saya hanya realistis.”
“Realistis dari segi?”
“Dari segala segi.”
“Jadi kamu bakal pergi?”
“Tugas saya sudah selesai jadi untuk apa saya tetap tinggal?”
“Apa gak ada alasan lain buat kamu bisa tetep disini?”
“Tidak ada.”
“Satu alasan?”
“Tidak ada.”
“Satu alasan aja?”
“Tidak ada.”
“Apa kamu gak capek bilang ‘tidak ada’ terus?”
“Apa kamu tidak lelah memaksakan dua subjek menjadi ‘kita’ terus?”

(Emiliana I_XI IPS 4)

Sadar

Sedikit bersikap tidak peduli mungkin lebih baik

Aku menghilang pun kamu merasa biasa saja

Entah aku ini bodoh karena masih saja peduli walau diabaikan

Memang benar cinta itu membutakan segalanya

Sudah sering kali disakiti

Aku masih saja ingin bersamamu

Andaikan aku tau rasanya jatuh cinta padamu sesakit ini

Memang benar penyesalan itu dating belakangan

Tersisa hanya penyesalan

 

(Salman Kimmy.A_X-8)

Mampir

Tadi aku mampir ke rumah bulan

Sepi dan sunyi, terlihat dipojokkan

Ia tersedu sedu menangit

Sembari menahan amarah yang bergemuruh

Cahaya tak lagi menerangi malam

Menjadi gelap dan temaram

Katanya kau diledek oleh si bintang

Begitu angkuh dan arogan

Saingannya dalam semesta antariksa

Tiada yang bisa melawannya

Prajuritnya bertebaran dimana-mana

Mungkin ialah yang terkuat

Entahlah aku tak tau dengan pemikiran awam ini

Hufttt, enak ya ia punya prajurit dimana-mana

Sedangkan aku hanya punya diriku tuk menerangi

Kerlap kerlip nya malam saja.

 

(M.Darryl_X-8)

 

 

Ketidakadilan

Rakyat jelata tertindas seenaknya

Rakya biasa hidup sederhana

Para bangsawan hidup kaya

Apa guna para pemimpin?

Untuk aoa pemerintah?

Jikalau ada ketidakseimbangan

Dimana hasil perjuangan?

Dibuang kemana

Para pejuang bangsa?

Akankah kalian menghargainya?

Jika tidak, sungguh sia-sia Indonesia merdeka

Sudah tidak ada lagi Indonesia jaya

Apalagi?

Banyak pertumpahan darah

Tangis berisi jeritan

Ego yang bersumpah serapah

Pemikiran yang materialis

Membuat bangs aini penuh dengan bedebah

 

(M.Darryl_X-8)

Secercah Rindu

Jam berubah, hari berganti

Bulan berpindah, tahun terlewati

Makan tak nikmat, tidur tak nyenyak

Mengingat kenangan masa lalu dalam kalbu

Bersama ia yang setia selalu

 

Senyumnya yang semanis gula

Cantiknya seperti bunga

Dan matanya yang seperti permata

Sungguh sangat sulit untuk dilupa

 

Wahai awan yang selalu Bersama langit

Wahai angin yang berhembus setiap saat

Wahai air yang terus mengalir

Sesampainya secercah rindu ini kepadanya

Walau ku takt ahu dia akan mendengar atau tida

 

(Dzaky Sammy_X-8)

Memperingati Peristiwa Bandung Lautan Api

Ilustrasi Bandung Lautan Api ( Sumber : art.kompas.com)

Madu Sehat, Bandung- Tahukah kamu, bahwa peristiwa “Bandung Lautan Api” di peringati setiap tanggal 24 Maret. Di bawah ini adalah beberapa bukti/stilasi dari peristiwa Bandung lautan api :

1. Jalan Ir H Juanda – Sultan Agung

Stilasi ini berada di depan gedung bekas kantor berita Jepang, Domei yang sudah ada sejak tahun 1937.Di kantor berita ini lah untuk pertama kalinya teks proklamasi dibaca oleh rakyat Bandung.

2. Braga

Stilasi ke dua ini tepatnya berada di persimpangan Jalan Braga dan Jalan Naripan terletak di gedung Bank Jabar yang dahulu bernama Gedung Denis. Di gedung ini, pada Oktober 1945, pejuang Bandung Moeljono dan E Karmas merobek bendera Belanda.

3. Asia Afrika

Stilasi ke tiga berada di depan Gedung Asuransi Jiswasraya di Jalan Asia-Afrika di seberang Masjid Raya Jawa Barat. Dahulunya, gedung ini digunakan sebagai markas resimen 8 yang dibangun pada tahun 1922.

4. Simpang

Stilasi selanjutnya berada di sebuah rumah yang terletak di Jalan Simpang. Di tempat inilah dilakukan perumusan serta diambilnya keputusan membumihanguskan kota Bandung.

5. Dewi Sartika

Stilasi ke lima berada tidak jauh dari Jalan Otto Iskandardinata – Jalan Kautamaan Istri. Tepatnya di SD Dewi Sartika.

6. Jalan Jembatan Baru

Stilasi ke delapan berada di Jalan Jembatan Baru yang merupakan salah satu garis pertahanan pejuang saat terjadi pertempuran Lengkong.

7. Jalan Asmi

Stilasi ini berada di SD Asmi, di Jalan Asmi. Tempat ini digunakan sebagai markas pemuda pejuang, PESINDO dan BBRI sebelum terjadinya peristiwa BLA.

 

Itulah beberapa bukti/stilasi dari peristiwa ‘Bandung Lautan Api’. Selain bukti-bukti diatas ada juga tokoh-tokoh yang berkaitan dengan peristiwa ‘Bandung Lautan Api’ loh!, berikut tokoh-tokoh tersebut :

↳ Dari Indonesia : Mohammad Endang Karmas, Moeljono, Datuk Djamin, Soetan Sjahrir, Kolonel A.H. Nasution.

↳ Dari Belanda: Brigadir MacDonald, Letnan Jenderal Montagu Stophord.

Sumber :

Artikel ini telah tayang di JPNN.com, dengan judul “Mengenang Peristiwa Bandung Lautan Api Melalui 10 Stilasi Bersejarah”, ditulis pada tanggal 23 Maret 2022

https://jabar.jpnn.com/jabar-terkini/1777/mengenang-peristiwa-bandung-lautan-api-melalui-10-stilasi-bersejarah

Artikel ini telah tayang di https://tirto.id/gajf, dengan judul “ Bandung Lautan Api: Penyebab, Kronologi, & Tokoh”, ditulis oleh Alhidayath Parinduril, pada tanggal 22 Februari 2021 https://tirto.id/sejarah-peristiwa-bandung-lautan-api-penyebab-kronologi-tokoh-gajf .

Wawancara Ekslusif Para Pemenang Lomba “Bandung Lautan Api” tahun 2022

Madu News, Bandung – Halo, Bees! Kalian sudah tidak asing lagi bukan dengan momen yang bersejarah ini? Kalian pasti sering mendengar istilah ‘Bandung Lautan Api’, tapi Bees tau gak sih mengapa bisa terjadi dan bisa disebut dengan Bandung Lautan Api? Nah, sebelum kami mengutarakan wawancara pemenang, kami akan memberitahukan informasi singkat mengenai peristiwa Bandung Lautan Api.

12 Oktober 1945 sekitar dua bulan sesudah Republik Indonesia yang memproklamasikan kemerdekaannya, pasukan sekutu yang dipimpin Inggris tiba di Bandung untuk membebaskan pasukan sekutu serta melucuti kekuatan persenjataan Jepang di Indonesia. Namun pasukan sekutu ini diperkuat oleh pasukan NICA dari Belanda, untuk memperkuat yang diduga ingin merebut kembali kekuasaan Indonesia dari Jepang. Kedatangan pasukan sekutu ini menimbulkan ketegangan dengan para tokoh pemuda dan perjuangan Indonesia yang khawatir dengan agenda NICA dan berkeras mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan yang baru saja diraih.

29 November 1945, pasukan sekutu mengeluarkan ultimatum agar kekuatan militer di Indonesia menyerahkan persenjataan dan mengosongkan kota Bandung. Mendengar ultimatum ini tentu para pemuda dan militer merespons, kolonel A.H. Nasution, selaku komandan Divisi III Tentara RI mengeluarkan perintah “BUMI HANGUS”, dimana penduduk Bandung akan meninggalkan rumah mereka sebelum membakarnya. Berbagai gedung dan fasilitas di Bandung juga akan dihancurkan dan dibakar. Ini bertujuan supaya sekutu dan Belanda supaya Kota Bandung tidak bisa di jadikan sebagai markas strategi militer, selain itu peristiwa ini menegaskan sikap revolusioner Indonesia yang menentang keras kekuasaan Belanda di Indonesia.

Akhirnya pada 23 Maret 1946, dalam waktu 7 jam berkobarlah api yang dahsyat di Bandung, menandai aksi heroik dimana semangat mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan Indonesia, diwujudkan melalui pengorbanan harta benda serta tempat tinggal.(https://youtu.be/0fr-U9iRFhg)

Nah, kira-kira begitulah penyebab terjadinya peristiwa bersejarah ini. Oleh karena itu, sebagai generasi muda, mari kita mengikuti semangat juang para pendahulu kita untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia dan bersatu membangun negeri dengan beragam prestasi!

Sebagai cara memperingati peristiwa bersejarah ini, SMAN 12 Bandung mengadakan lomba-lomba, di antaranya ialah cipta puisi, desain grafis, dan fotografi. Lomba ini sudah diumumkan juaranya loh! Ingin tau kan siapa saja yang memenangkan dalam lomba ini? Maka dari itu, kami mewawancarai para pemenang lomba ini. Penasaran kan? Mari simak!

 

PARA PEMENANG LOMBA CIPTA PUISI

JUARA 1 : DIZA ALIZHA A.P (X-7)

 

  1. Sejak kapan Diza menyukai puisi?
    • Sejak kelas 6 SD. Diza awalnya kalau puisi itu cuman suka ikut lomba baca puisi saja, kalau buat bikin puisi Diza mulainya waktu kelas 9 SMP akhir, karena waktu itu lagi ada lomba di sekolah, mau coba ikutan dan hasilnya baik.
  2. Kira-kira berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk membuat puisi ini?
    • Diza bikin puisi tentang Bandung lautan api itu sekitar 3 hari
  3. Lalu inspirasi yang didapatkan dalam membuat puisi ini dari mana?
    • Inspirasinya, yang pertama Diza harus tau dulu kisah sejarah tentang Bandung lautan api mempelajari dan memahami sejarahnya. Juga Membaca puisi-puisi karya sastrawan yang lain tentang perjuangan, dan beberapa buku lainnya
  4. Pertanyaan terakhir, makna puisi bagi Diza itu apa sih?
    • Menurut Diza puisi itu adalah ekspresi diri terhadap suatu keadaan atau kondisi yang dirasakan

 

JUARA 2 : BUNGA AGDARA ( XI MIPA 6)

 

  1. Berapa lama sih waktu yang dibutuhkan untuk membuat puisi ini?
    • Untuk mentahnya kira-kira 30 menit, sampai menjadi utuh dengan revisi, 1 jam selesai
  2. Apa dalam waktu 1jam, menurut Bunga itu cepat atau lama?
    • Sangat lama
  3. Apakah ada kesulitan tersendiri?
    • Karena pengetahuanku mengenai sejarah itu sangat minim, jadi perlu riset yang lama untuk memahami temanya
  4. Ini pertama kali mengikuti lomba puisi? Atau sebelumnya pernah mengikuti juga?
    • Ini baru pertama kali di samping kebiasaanku membuat puisi
  5. Kalau gitu, berarti Bunga sudah lama menyukai bidang ini, sejak kapan Bunga mulai menyukai puisi?
    • Sejak kelas 6 SD, umur 11 tahun tepatnya
  6. Apa yang membuat bunga tertarik pada ilustrasi puisi ini?
    • Kekayaan bahasanya. Dipuisi itu menurutku bebas dan enggak perlu semua orang tau makna dari apa yang ditulis juga, karena aku dari kecil memang suka bercerita, tapi karena ada beberapa hal yang enggak perlu/bisa untuk diceritakan, jadi bisa dituangkan dalam bentuk puisi.
  7. Lalu isi atau makna dari puisi yang Bunga buat dalam lomba ini itu apa?
    • Ringkasnya sih, puisi itu menceritakan perasaan anak-anak pada saat peristiwa Bandung lautan api itu terjadi ya. Puisi itu juga ingin mengajak kita semua untuk aware pada perasaan-perasaan kecil terutama pada saat Bandung lautan api terjadi. Seperti yang aku tulis di caption, aku bilang bahwa aku sangat sulit mencari artikel mengenai perasaan anak kecil pada peristiwa Bandung lautan api tersebut, dengan begitu aku terdorong untuk mewakili perasaan mereka.
  8. Apa ada kepuasan tersendiri saat menyelesaikan puisi itu?
    • Tentu, karena ini pertama kali membuat puisi untuk lomba, jadi waktu tulisan itu selesai ada perasaan “omg, i’m so excited to share this poem to the World”
  9. Kalo gitu, boleh kasi saran atau informasi mengenai dunia puisi seputar keunikan tersendiri dalam puisi itu, dan juga semangat/sarannya untuk yang masih belajar puisi maupun yang ingin belajar tentang puisi?
    • Puisi itu selalu memiliki makna yang mendalam walaupun banyak ditempelkan kata-kata yang mungkin sangat jarang diketahui, puisi juga salah satu bentuk sastra yang dapat menjadi tempat untuk menuangkan isi pikiran, dan tempat bercerita. Tentu puisi selalu di dalam kendali kita, jadi kita bebas memberi makna apa pun di setiap kalimatnya.

Untuk saran, aku sangat memohon jangan malu membuat puisi, jangan malu untuk melahirkan karya-karya walaupun kecil. Disamping pengetahuanku, aku pun banyak mencari ide-ide dalam membuat puisi, jadi jangan terpaku pada satu idolamu, ya. Cari sebanyak mungkin kosa kata, dan ide-ide lain. Semangat terus dalam membuat karya, terutama puisi, karena karya sastra yang satu ini sampai kapan pun tidak boleh hilang. Malu kalau negara Indonesia kehabisan karya sastra emas!

 

JUARA 3 : EMILIANA INDRIATI (XI IPS 4)

 

  1. Sejak kapan Emil suka puisi?
    • Sejak bisa baca dan nulis (5 tahunan mungkin)
  2. Lalu berapa lama waktu yang dibutuhkan Emil dalam membuat puisi ini?
    • Untuk puisi Bandung Lautan Api, satu jam mungkin ada
  3. Apa ada kesulitan?
    • Karena aku udah lama gak nulis lagi, jujur aja agak kaku dan gak percaya diri
  4. Terinspirasi dari mana puisi ini?
    • Terinspirasi dari kisah Moh. Toha
  5. Terakhir deh, makna puisi bagi Emil sendiri itu apa si?
    • Puisi buat aku itu rumah. Pada akhirnya, mau sesuka apa pun aku sama hobi baru atau sesibuk apa pun aku sama sesuatu, puisi tetap puisi. Sekalipun udah lama gak nulis pun, perasaannya tetap sama. Rumah gak mesti harus berbentuk bangunan, kan? Yang penting tempat yang nyaman untuk pulang

Nah, Itu tadi pernyataan dari para pemenang lomba cipta puisi. Lanjut yuk ke para pemenang lomba selanjutnya!

 

LOMBA DESAIN GRAFIS

JUARA 1 : LARASATI AYUNDA L (X-8)

 

  1. Persiapan membuat desain untuk lomba ini berapa lama?
    • Kayanya 2 harian
  2. Apakah ada kesulitan dalam membuat ini?
    • kalo kata aku, waktunya terlalu mepet
  3. Lalu inspirasi atau ide untuk membuat ini dari mana?
    • Liat referensi karya di internet
  4. Adakah faktor yang mendorong Laras dalam kemenangan lomba ini?
    • Aku dapat bantuan dari orang-orang terdekatku
  5. Contohnya kaya gimana?
    • Di semangat in dan dikasi ide-ide juga
  6. Skill apa sih yang harus dimiliki desain grafis?
    • Kalo kata aku desain grafis itu harus kreatif

 

JUARA 2 : HELMI ZAIDAN (XI MIPA 5)

 

  1. Persiapan yang Helmi butuh dalam membuat desain ini berapa lama?
    • Kurang lebih 8jam
  2. Apa ada kesulitan dalam membuat desain itu sendiri?
    • Sulit mencari warna yang pas, sketsa makan banyak waktu, sulit menggambar secara detail
  3. Jadi keterampilan yang harus dimiliki desain grafis itu apa?
    • Tergantung skenarionya gimana, tapi pada dasarnya grafik desainer perlu pelajari composition, tata letak, typography, color theory, dan sering update ke estetik/trend yang ada
  4. Lalu dari mana ide/inspirasi yang dikomunikasikan melalui desain ini didapat?
    • Tentunya dari unsur-unsur yang terjadi dalam Bandung lautan api, saya ingin mengilustrasikan bagaimana rasanya kabur dari kobaran api yang membakar perumahan, untuk bertahan hidup dan kabur dari sekutu yang ingin menguasai Bandung
  5. Apa ada faktor pendorong/semangat buat Helmi bikin ini? Sampai menjadi juara
    • Ada, yaitu rasa ingin mencoba
  6. Kalo gitu boleh dong kasi semangat buat yang baru mengenal dunia desain ini!
    • Untuk pemula aku saran in cari banyak inspirasi dulu, pelajari youtuber graphic designer kesukaanmu, dan ATM (amati, tirui, modifikasi) karya-karya yang kamu suka. Minta kritik saran dari keluarga dan teman

 

JUARA 3 :  QINAN GISSELA D (X-3)

 

  1. Persiapan membuat desain ini berapa lama?
    • Untuk persiapannya saya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 20 menit untuk mencari inspirasi dan 3 jam untuk menggambar designnya
  2. Apa kesulitannya dalam membuat desain?
    • Untuk kesulitan mungkin ada pada bagian penggambaran api nya, cukup sulit untuk menggambarkan api yang terlihat hidup dan menyala dalam mengatasi masalah ini akhirnya saya menemukan brush yang khusus untuk membuat api, kemudian atur layer api menjadi multiply
  3. Dari mana ide atau inspirasi yang dikomunikasikan melalui desain ini didapat?
    • Inspirasi saya didapat dari kisah Bandung lautan api yang mana pada saat itu pimpinan kolonel A.H. Nasution memutuskan untuk membumihanguskan Bandung. Saya ingin menggambarkan keadaan mengerikan di Bandung pada hari bersejarah itu.
  4. Apakah ada faktor pendorong dalam kemenangan ini?
    • Salah satu faktor pendorongnya tentunya dari dukungan dari orang-orang terdekat saya dan juga teman-teman saya yang sudah memberikan banyak dukungan
  5. Keterampilan apa sih yang harus dimiliki seorang desain grafis?
    • Menutur saya keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang desainer grafis adalah dapat menyampaikan sebuah pesan yang ingin disampaikan dan dapat membuat desain semenarik mungkin.

 

Kita lanjut lagi ya, Bees! Untuk ke para pemenang lomba selanjutnya, yakni :

 

LOMBA FOTOGRAFI

 

JUARA 1 : SYAHDAN SURYANA W (X-3)

 


Sejak kapan menyukai fotografi?
 

    • Dari kelas 5 SD
  1. Teknik apa aja sih yang ada dalam fotografi?
    • Kalo masalah teknik kurang ngerti soalnya belum belajar bener-bener tentang fotografi, Palingan Cuma ngikutin rule of third aja
  2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk belajar fotografi?
    • Kalo belajar kek bener-bener mendalami sih enggak, Cuma kadang suka jepret jepret ga jelas aja, jadi mungkin bisa dibilang dari kelas 5 SD
  3. Lalu apa arti fotografi bagi Syahdan?
    • Salah satu cara buat nunjuk in sisi lain yang mungkin ga orang lain liat

 

JUARA : 2 NAISYA AMALIA (X-7)


Sejak kapan suka fotografi?
 

    • Kalo suka fotografi belum lama ini sih, dari kelas 9
  1. Berapa lama waktu yang dibutuhkan?
    • Menurut aku cukup lama (beberapa tahun) ya karena fotografi itu diperlukan kemampuan untuk melihat atau memfokuskan segala detail nya seperti komposisi, cahaya dan lain-lain
  2. Lalu untuk tekniknya sendiri bagaimana?
    • Menurut aku, teknik nya tuh seperti center of focus, angel of view, black and white, zooming, siluet
  3. Apa sih arti fotografi itu sendiri?
    • Arti fotografi buat aku tuh sebagai seni atau hobi yang dituangkan dalam foto gitu

 

JUARA 3:  WINA NADIA R (X-10)

 

  1. Sejak kapan menyukai fotografi ini?
    • Dari kelas 6 SD.
  2. Berapa lama waktu yang dibutuhkan?
    • Sebenarnya aku ga banyak belajar sih teh lebih ke otodidak jadi belajarnya mungkin lebih ke kaya melihat kekurangan dari foto sebelumnya untuk diperbaiki.
  3. Apa sih teknik yang kamu ketahui dalam fotografi ini?
    • Aku juga belum mempelajari banyak tentang teknik-teknik sih, yang aku tau paling mendasar sih kaya teknik zooming,panoramic, minimalist sama motion blur.
  4. Apa arti fotografi bagi Wina?
    • Pada dasarnya aku memang suka foto atau lebih ke suka mengabadikan momen yang sebelumnya belum pernah aku liat, jadi menurut aku fotografi tuh unik sih karena kita bisa mengekspresikan suatu karya yang mengandung nilai, contohnya kaya kita mengambil foto alam lalu yang melihatnya ikut merasakan rasa ada dalam foto tersebut seperti sejuk dll. Jadi bagi aku mengambil foto adalah sebuah keunikan dan kesenangan tersendiri.

 

Nah, itu dia Bees pernyataan-pernyataan dari para pemenang. Semoga dapat menginspirasi dan membuat kita semangat berkarya ya! Teruslah berprestasi, teruslah membuat karya-karya!

 

 

Penulis : Wanda Rahma Alia

Wartawan : -Nasya Avrillia Putri

-Naya Ramaniya

-Verlyta Putrie Dhany

-Wanda Rahma Alia

Selamat Kepada Para Peraih Peringkat Kelas!

Madu News, Bandung – Berita untuk Warga 12! Siswa-siswi SMA Negeri 12 Bandung telah
menyelesaikan Penilaian Akhir Semester Ganjil. Siapa saja para peraih peringkat kelas di satu semester ini?

RANK KELAS X:

1. ANGELIA NATAATMADJA (X-1)
2. FARISYA NAZHIRA PUTRI (X-1)
3. REYSA NADILA (X-1)

1. NAYLA FATHI ROBBANI (X-2)
2. PUTRI KEYSHA ALIYYA (X-2)
3. FATNA ALYA RIZKA (X-2)

1. BUNGA MEYSANI PUTRI (X-3)
2. RANIA NUR AZIZAH (X-3)
3. NADIA RAHMA AZIZA (X-3)

1. FIRZA FAUZIA AZZAHRA (X-4)
2. DINDA NURAZIZAH (X-4)
3. TAMBUNAN JONATHAN BENAYA MARULITUA (X-4)

1. GHINA SALSABILA RAHMAH (X-5)
2. ACHMAD RIFAL MAULIDY (X-5)
3. DHIMAS ADITYA PUTRA HANJAYA (X-5)

1. RADEN RUCITA RINEKSAPARAMITA UTAMA (X-6)
2. NAILA FAUZIAH NURAFIFAH (X-6)
3. HASNAH ROBBI’AH KALLAM (X-6)

1. LAIQA DAVINA KIANI (X-7)
2. NAISYA AMALIA (X-7)
3. NADHIRA HILYAH NAFISAH GHOJALI (X-7)

1. YASMINE KAYLA AZZAHRA (X-8)
2. NABILLA KIRANA ADINTA (X-8)
3. AISYAH NUR RAHMAH (X-8)

1. ALYDA RAHMA NAWAWI (X-9)
2. NAYA RAMANIYA RASENDRIYA (X-9)
3. FERDINAND SINURAT (X-9)

1. MEISYA AUDIA MULYANI (X-10)
2. POCUT HANNA ATTAHASHI (X-10)
3. IRVAN RAMDANI (X-10)

RANK KELAS XI:

1. JEVON MONAHAN TULUS SIDABUTAR (XI MIPA-1)
2. FAUSTINA IZA ANJANI (XI MIPA-1)
3. ANISYA DWIYULIANTHI (XI MIPA-1)

1. RIZKY FATHURAHMAN SETIAWAN (XI MIPA-2)
2. CAHAYA TJANTIKA ARSA (XI MIPA-2)
3. AZKA NURAWWALI SAKHIYYAH (XI MIPA-2)

1. ARVIA MAHESWARI (XI MIPA-3)
2. AULIA ZAHRANI EFENDI (XI MIPA-3)
3. THAHIRA KHAIRUNNISA (XI MIPA 3)

1. NADIRA AZ-ZAHRA (XI MIPA-4)
2. ALDOY FAUZAN AVANZA (XI MIPA-4)
3. NISRIINAA NASYWAA ARIEFIANTY (XI MIPA-4)

1. TERRANOVAL MUNGGARAN PUTRA SUGIONO (XI MIPA-5)
2. MEIFDA BERLIANA ZAHWA (XI MIPA-5)
2. RAINA ISNAENI PUTRI (XI MIPA-5)

1. ADINDA RAFILAH (XI MIPA-6)
2. ALISA MUTHIA AZZAHRA (XI MIPA-6)
3. ANDI YUNUS HASUDUNGAN PURBA (XI MIPA-6)
3. NAJLA INDAH DEWANTO (XI MIPA-6)

1. NADIRA ZALFA SAFINA ( XI IPS-1)
2. GHEFIRA AULIA ZAHRA (XI IPS-1)
3. FARIZ FADHILLAH ALI (XI IPS-1)

1. FATHWA SHIENA AZAHRA (XI IPS-2)
2. WANDA RAHMA ALIA (XI IPS-2)
3. SAMUEL CHRISTIAN RULY (XI IPS-2)

1. DENAYA CHEZYLASKA VALLERIA (XI IPS-3)
2. MANDA MEDITA RISDIANTO (XI IPS-3)
3. NUR SASIKIRANA (XI IPS-3)

1. EMILIANA INDRIATI (XI IPS-4)
2. NASYA AVRILIA PUTRI ADRIANTI (XI IPS-4)
2. TALITHA DIVA RAMADHANI (XI IPS-4)

RANK KELAS XII:

1. AGATHA LALISYHA TURNIP (XII MIPA-1)
2. AYU ARISAPUTRI (XII MIPA-1)
3. NAYLA SAFFANAH MUTHI SYAFRIZAL (XII MIPA-1)

1. RAISSA REREY ASHRIANY (XII MIPA-2)
2. MUHAMMAD ZACKI FARHANZ (XII MIPA-2)
3. RANTIKA MAULANI (XII MIPA-2)

1. MUHAMMAD IQBAL HARITSYAH (XII MIPA-3)
2. NABILA NISRINA (XII MIPA-3)
3. IVELLA YUMNA RIVANGGA (XII MIPA-3)

1. THEODORE HALASHON HARATUA (XII MIPA-4)
2. ANASTASYA JASMINE AULIASARI (XII MIPA-4)
3. ANIK BELANI (XII MIPA-4)

1. RAMADHAN NADHIF FIRDAUS (XII MIPA-5)
2. MUHAMMAD WILDAN FATHURRAHMAN (XII MIPA-5)
3. RASYAD DERMAWAN (XII MIPA-5)

1. AGEU LAGENA (XII MIPA-6)
2. RASYA SALSABILA PUTRI RAHADIAN (XII MIPA-6)
3. ALYA YULIANTI (XII MIPA-6)

1. AMANDA PUTRI ANINDYA (XII IPS-1)
2. RINDI RAHAYU (XII IPS-1)
3. NAYA AZZAHRA (XII IPS1)

1. RANNY PUJIA AYU (XII IPS-2)
2. ALBANI GUSTIAN SUHERMAN (XII IPS-2)
3. ZAKIA HAFSHAH NUR’AINI (XII IPS-2)

1. PUTRI AWALLIA (XII IPS-3)
2. JEDIDYAH D’ALMA CHRISTY SOUHUWAT (XII IPS-3)
2. TESSA ISMI MAHARANI (XII IPS-3)

1. RAISHA SAPUTRI ERYANDA (XII IPS-4)
2. RAHMAZETA MAHARANI (XII IPS-4)
3. KALILA SHESSA KRISADIVA BASARA (XII IPS-4)

Kami mengucapkan selamat untuk siswa-siswi yang telah meraih peringkat. Untuk kalian yang belum mendapatkan peringkat, tetap semangat, ya! Jadikanlah informasi ini sebagai pemicu prestasi dan semangat belajar. Sekali lagi selamat atas capaian siswa-siswi dalam meraih prestasi di SMA Negeri 12 Bandung.

Penulis : Divisi Hardnews (Wanda Rahma Alia, Helmi Zaidan, Nasya Avrilia Putri, Naya Ramaniya R.,
Verlyta Putrie Dhany, dan Andriani Dwi Wahyuni)