Category: KARABEL

Mencintai dalam Diam

Entah aku yang terlalu berharap atau memang kamu yang tak peduli.
Aku selalu bertanya pada diriku, apa rasa sayangku kurang untuk membuatmu merasa cukup ??
Seandainya kamu tahu seberapa tulusnya aku mencintaimu, apakah masih tersimpan rasa pedulimu ??

Sungguh aku benar benar mencintaimu, melebihi diriku sendiri.
Kau tau, sakit ketika melihat dirimu melirik wanita lain.
Menurutmu apakah aku harus berhenti ??

Sejujurnya melupakan dirimu secara perlahan memang sulit.
Tapi berdiam sendiri dengan rasa sakit ini membuatku lelah.

But, I can’t stop loving you 🙂
Karena kehadiranmu membuatku tau apa itu arti cinta yang tulus.

Dari aku untuk kamu sang pujaan hati

(Kresna_X-6)

RAGU

“Kali ini kamu berharap apa?”
“Berharap kamu gak pergi. Boleh?”
“Kamu kadang lucu juga ya.”
“Aku serius.”
“Saya malah berharap harapanmu hanya sebatas tipuan April.”
“Kenapa? Kamu ngeraguin aku?”
“Bukan ragu. Saya hanya realistis.”
“Realistis dari segi?”
“Dari segala segi.”
“Jadi kamu bakal pergi?”
“Tugas saya sudah selesai jadi untuk apa saya tetap tinggal?”
“Apa gak ada alasan lain buat kamu bisa tetep disini?”
“Tidak ada.”
“Satu alasan?”
“Tidak ada.”
“Satu alasan aja?”
“Tidak ada.”
“Apa kamu gak capek bilang ‘tidak ada’ terus?”
“Apa kamu tidak lelah memaksakan dua subjek menjadi ‘kita’ terus?”

(Emiliana I_XI IPS 4)

Sadar

Sedikit bersikap tidak peduli mungkin lebih baik

Aku menghilang pun kamu merasa biasa saja

Entah aku ini bodoh karena masih saja peduli walau diabaikan

Memang benar cinta itu membutakan segalanya

Sudah sering kali disakiti

Aku masih saja ingin bersamamu

Andaikan aku tau rasanya jatuh cinta padamu sesakit ini

Memang benar penyesalan itu dating belakangan

Tersisa hanya penyesalan

 

(Salman Kimmy.A_X-8)

Mampir

Tadi aku mampir ke rumah bulan

Sepi dan sunyi, terlihat dipojokkan

Ia tersedu sedu menangit

Sembari menahan amarah yang bergemuruh

Cahaya tak lagi menerangi malam

Menjadi gelap dan temaram

Katanya kau diledek oleh si bintang

Begitu angkuh dan arogan

Saingannya dalam semesta antariksa

Tiada yang bisa melawannya

Prajuritnya bertebaran dimana-mana

Mungkin ialah yang terkuat

Entahlah aku tak tau dengan pemikiran awam ini

Hufttt, enak ya ia punya prajurit dimana-mana

Sedangkan aku hanya punya diriku tuk menerangi

Kerlap kerlip nya malam saja.

 

(M.Darryl_X-8)

 

 

Ketidakadilan

Rakyat jelata tertindas seenaknya

Rakya biasa hidup sederhana

Para bangsawan hidup kaya

Apa guna para pemimpin?

Untuk aoa pemerintah?

Jikalau ada ketidakseimbangan

Dimana hasil perjuangan?

Dibuang kemana

Para pejuang bangsa?

Akankah kalian menghargainya?

Jika tidak, sungguh sia-sia Indonesia merdeka

Sudah tidak ada lagi Indonesia jaya

Apalagi?

Banyak pertumpahan darah

Tangis berisi jeritan

Ego yang bersumpah serapah

Pemikiran yang materialis

Membuat bangs aini penuh dengan bedebah

 

(M.Darryl_X-8)

Secercah Rindu

Jam berubah, hari berganti

Bulan berpindah, tahun terlewati

Makan tak nikmat, tidur tak nyenyak

Mengingat kenangan masa lalu dalam kalbu

Bersama ia yang setia selalu

 

Senyumnya yang semanis gula

Cantiknya seperti bunga

Dan matanya yang seperti permata

Sungguh sangat sulit untuk dilupa

 

Wahai awan yang selalu Bersama langit

Wahai angin yang berhembus setiap saat

Wahai air yang terus mengalir

Sesampainya secercah rindu ini kepadanya

Walau ku takt ahu dia akan mendengar atau tida

 

(Dzaky Sammy_X-8)

Female Format dan Peresmian Gerakan Peduli Siswa (GPS) 12 SMA Negeri 12 Bandung Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022

Female Format dan Peresmian Gerakan Peduli Siswa 12 SMA Negeri 12 Bandung Semester Genap Tahun Pelajaran 2021/2022

Pelaksanaan Female Format dengant tema “Love Yourself before You Love Somebody” oleh Gusriyeni, S.Psi., M.Psi.

Semoga seluruh rangkaian tahapan pelaksanaan Gerakan Peduli Siswa menjadi salah satu kebaikan bagi seluruh siswa SMA Negeri 12 Bandung

@cadisdik7
@disdikjabar
@jabarmasagi_
@humas_jabar
@wuryantamas
#sman12bandung #fyp #bandung
#jabarmassagi
#jabar
#bandunghits #penggerakperubahan #sekolah #cadisdikwillvii #sekolahpenggerak #kepalasekolah #kepalasekolahpenggerak #sekolah #sman12bandung #sekolahpenggerak #bandung

Aku Menghilang Pun Rasanya Kamu Biasa Saja

Aku Menghilang Pun Rasanya Kamu Biasa Saja

Sedikit bersikap tidak peduli mungkin lebih baik.
Aku menghilang pun kamu merasa biasa saja.
Entah aku ini bodoh karena masih saja peduli walau diabaikan.
Memang benar cinta itu membutakan segalanya.
Sudah sering kali disakiti, aku masih saja ingin bersamamu.
Andaikan aku tahu rasanya jatuh cinta kepadamu sesakit ini.
Memang benar penyesalan itu selalu datang belakangan.
Tersisa hanya penyesalan.

Salman Kimmy A. (X-8)