Tag: 6 April

Mencintai dalam Diam

Entah aku yang terlalu berharap atau memang kamu yang tak peduli.
Aku selalu bertanya pada diriku, apa rasa sayangku kurang untuk membuatmu merasa cukup ??
Seandainya kamu tahu seberapa tulusnya aku mencintaimu, apakah masih tersimpan rasa pedulimu ??

Sungguh aku benar benar mencintaimu, melebihi diriku sendiri.
Kau tau, sakit ketika melihat dirimu melirik wanita lain.
Menurutmu apakah aku harus berhenti ??

Sejujurnya melupakan dirimu secara perlahan memang sulit.
Tapi berdiam sendiri dengan rasa sakit ini membuatku lelah.

But, I can’t stop loving you 🙂
Karena kehadiranmu membuatku tau apa itu arti cinta yang tulus.

Dari aku untuk kamu sang pujaan hati

(Kresna_X-6)

RAGU

“Kali ini kamu berharap apa?”
“Berharap kamu gak pergi. Boleh?”
“Kamu kadang lucu juga ya.”
“Aku serius.”
“Saya malah berharap harapanmu hanya sebatas tipuan April.”
“Kenapa? Kamu ngeraguin aku?”
“Bukan ragu. Saya hanya realistis.”
“Realistis dari segi?”
“Dari segala segi.”
“Jadi kamu bakal pergi?”
“Tugas saya sudah selesai jadi untuk apa saya tetap tinggal?”
“Apa gak ada alasan lain buat kamu bisa tetep disini?”
“Tidak ada.”
“Satu alasan?”
“Tidak ada.”
“Satu alasan aja?”
“Tidak ada.”
“Apa kamu gak capek bilang ‘tidak ada’ terus?”
“Apa kamu tidak lelah memaksakan dua subjek menjadi ‘kita’ terus?”

(Emiliana I_XI IPS 4)